| Posted at 07:10 PM on January 27, 2009 |
X no Hime to 5 X no Samurai
Chapter I
Samurai and Princess
Pada suatu zaman, di tempat bernama Xland, seorang samurai berkelana seorang diri, di tangan kananya membawa sebuah gulungan kertas perkamen terikat pita merah.
Setelah beberapa minggu perjalanan dari desa asalnya, sang samurai itu sampai di ibukota Xland, karena kehabisan perbekalan sang samurai memutuskan untuk berhenti sejenak di ibukota tersebut untuk mendapatkan makanan, sang samurai berkeliling pasar untuk membeli perbekalan, setelah berputar-putar beberapa lama, sang samurai berhasil membeli beberapa bahan makanan untuk bekalnya selama di perjalanan sebelum dia sampai di desa selanjutnya.
Udara musim panas yang menyengat membuat sang samurai kelelahan dan kepanasan, sehingga dia memutuskan untuk beristiratat sebentar di pinggir sungai sampai matahari tidak terlalu menyengat lagi. Sesampainya di sungai sang samurai meletakan barang-barang bawaanya di bawah pohon dan dia pun beristirahat di bawah pohon itu, sampai akhirnya dia tertidur.
Dak duk dak duk dak duk dak duk dak duk....
Terdengar suara tidak jauh dari pinggir sungai.
Sang samurai tidak bergeming, terlelap dengan nyenyaknya.
Dak duk dak duk dak duk dak duk dak duk... gubraaaaaaaaak
Samurai: Haaaa? Apaan tuh? *celingak-celinguk*
Sang samurai mengeluarkan samurainya dan mulai mencari asal suara gaduh tersebut
Dak duk dak duk dak duk dak duk dak duk dak duk
Suara semakin mendekat... dan semakin mendekat....
Samurai: *membatin* kaya suara langkah kaki... *mendek-mendek mencari asal suara*
Dak duk dak duk dak duk dak duk dak duk dak duk
Suara langkah kaki tersebut semakin lama semakin cepat dan semakin mendekati sang samurai.
Samurai: semakin deket.... apaan ya.... *berputar memeriksa segala arah*
Tiba-tiba...
Gabruk~~~~~
Seseorang: Khyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~
Samurai: Aaaaaaaaaaaaaaaaarrrrggggghhhhhh
Orang yang berlari itu menabrak sang samurai dan jatuh tepat di atas sang samurai itu.
Selama beberapa waktu sang samurai dan orang yang menabraknya itu saling pandang, orang itu berpakaian kimono pengantin lengkap dengan hiasan-hiasan kepala dan make up nya.
Tiba-tiba dimata sang pengantin munculah sinar-sinar yang memancar dari wajah sang samurai.
Pengantin: Waaaaaa~~~ keeeeeeereeeeeeeeeeeennnnnyaaaaaa~~ *o*
pengantin tersebut membatin dalam hati, dimata sang pengantin suasana mendadak menjadi cerah, hangat, seakan musim semi dengan bunga bermekaran dimana-mana, ditambah lagi ada sinar-yang hanya dilihat sang pengantin itu-menyinari yang samurai, membuat sang samurai keliatan semakin keren dimatanya, walaupun yang sebenarnya hari sudah malam dan dingin.
Setelah beberapa lama saling pandang, sang pangeran memberi isyarat kepada pengantin itu untuk bangun dan duduk.
Samurai: Kamu ga papa? Kenapa? Ko lari-lari gitu? Ada yang mau nyulik kamu atau gimana?
Sang pengantin yang cantik itu semakin terpesona memandang sang samurai, sampai dia ga sadar kalau sedang di tanya sama sang samurai.
Samurai itu melambai-lambaikan tanganya di depan wajah pengantin itu.
Samurai: Kamu ga sakit kan? Ko diem gitu?
Pengantin: eh? Aaah? Ga ko ga papa... *senyum semanis manisnya*
Samurai: beneran ga papa?
Pengantin: bener ga papa *manggut manggut sambil tetep senyum manis*
Sang samurai bangun terlebih dahulu lalu dia mengulurkan tanganya untuk membantu pengantin tersebut untuk bangun, pengantin tersebut mengulurkan tanganya untuk menggapai tangan sang samurai, Tanganya halus banget sang samurai membatin dalam hatinya.
Samurai: Terus kamu lari dari apa? Kamu mau nikah ya?
Samurai itu menunjuk kebaju pengantin yg dipakainya, dengan panikya pengantin itu menjawab.
Pengantin: eeeeh iyaaa... Tuaaan samurai tolong doooonnnnk sembunyiiin aqu... *nada memelas dengan gaya pura-pura mau nagis*.
Samurai: he? Sembunyin kamu? Kenapa? o.o *binggung*
Pengantin: Kenapa-kenapanya nanti aja... itu lagi dikejar-kejar sama pengawal qu... *nunjuk ke arah datangnya suara langkan kali yg lebih banyak* Ayoooo tuan samurai toloooongggg *meluk sang samurai tiba-tiba sambil pura-pura nangis*
Samurai: iya... iyaaa *panik karena di peluk orang yg ga dikenal, cantik lagi* ayo...
Akhirnya samurai itu membawa sang pengantin ke tempat persembunyian yang aman sampai para pengawal yang mengejar berlalu.
Setelah lewat beberapa menit disesuatu tempat yang aman itu...
Samurai: kita di sini dulu sampai mereka jauh *ngelongok ke luar gua, liat para pengawal berlari ke arah lain*
Tiba-tiba...
Pengantin: Khyaaaaaa~~ *lari meluk sang samurai*
Samurai: Kenapa? Ada apa? *refleks ngeluarin samurai*
Pengantin: Waaaaaaaaaaah tuan samurai kereeeeeeennnn~~~ *terpesona*
Samurai: eh? hehehehe.... gitu ya?... ga juga ahh ^^;
Pengantin: iya keeeereeeen X3 *mandang samurai dengan mata berbinar2*
Samurai: ^^; *blush* eh... kenapa tadi jerit?
Pengantin: eh ? aah iya.... itu ada tikus... takuuuut *meluk sang samurai makin kenceng*
Samurai: Dimana?
Pengantin: Di situ... tuh.... *pout* *sambil terus meluk erat samurai itu*
Samurai: udah ga papa cuma tikus kecil aja....
Sang Samurai itu mengajak pengantin itu untuk kembali kedalam gua, dan duduk di batu-batu.
Pengantin: tapikan jijik *pout* Tuan samurai jangan tinggalin aqu yaaaa... takuuut disini gelap ada tikus pula *sender-senderan ke sang samurai*
Samurai: tenang aja ga bakalan di tinggalin *senyum*
Pengantin: Aaaaaaaaawwww~~ tuan samurai maniiiissss banget deh kalau lagi senyum *terpesona*
Samurai: ah ahahahahahaha bisa aja... ^^;
Pengantin: suaranya juga merdu banget~~~ *makin erat meluknya*
Samura: ah masa iya?
Pengantin: Iya *senyum-senyum sambil dusul-dusul*
Samurai: *membatin* yaaa ampun nih orang... dari nabrak tadi nempel nempel terus
Pengantin: *happy*
Setelah beberapa menit berlalu dengan sang pengantin tetap lengket pada sang samurai, samurai itu baru sadar dia belum menanyakan siapa nama pengantin itu.
Samurai: Nama kamu siapa? Kenapa lari dari mereka?
Pengantin: Tuan samurai ga sopan ah... * malu-malu, cubit lengan sang samurai* Tuan samurai duluan donk... siapa namanya... *senyum-senyum*
Samurai: aduh... ko nyubit si.... *usap-usap lengan yg di cubit* ooh iya.... ok deh.... nama qu Toshi, samurai dari daerah XLand bagian selatan..
Pengantin: ooowww Toshichan~~ <3 *wink2*
Toshi: errr Toshi...
Pengantin: Iya.... Toshichan kan? *ga peduli, mandangin sambil senyum manis*
Toshi: Yaaaa... terserah kamu deh...
Pengantin: Yoshikihime desu (Princess Yoshiki)
Hawa dinginnya malam tiba-iba menjadi semakin dingin di kulit Toshi, seakan ada hawa dingin yang berhembus dari antartika, tubuhnya seakan membatu tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.
Toshi: hi.... hi..... hime? o.o
Yoshikihime: he eh *manggut-manggut*
Toshi: Hime? Princess?
Yoshikihime: Iya Princess *senyum semanis madu* Aqu princess di Xland ini.
Toshi sang samurai pingsan karena kaget mengetahui siapa sebenarnya pengantin yang dia bawa lari itu.
Yoshikihime: khyaaaaa Toshichan... kenapa.... *goyang-goyang Toshi* bangun donk.... Aqu takuuuut sendrian ni..... Toshichan~~~~~ *meluk-meluk Toshi yang pingsan* *membatin* Kebetulan mumpung pingsan peluk-peluk aaaaahhh... mmmmmm Oishi~ *Happy* ^____^
Categories: Fanfic, X no hime to 5 X no Samurai